SEKRETARIS Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengkritik langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang melakukan pengadaan 21 ribu unit motor listrik untuk kepala satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). Hasto pun menilai pengadaan motor listrik dalam jumlah besar itu bentuk pemborosan anggaran negara. "Pengadaan motor listrik oleh BGN juga pengadaan mobil pick up untuk Koperasi Desa Merah Putih menjadi langkah yang tidak senapas dengan tekad Presiden Prabowo dalam membangun industri manufaktur dan otomotif dalam negeri," kata dia. Menurut dia, keputusan membeli puluhan ribu motor listrik itu menjadi bukti bahwa jajaran di bawah Prabowo belum sepenuhnya memahami visi presiden untuk menumbuhkan industri nasional. Eko mencontohkan, pada masa ekonomi yang dipengaruhi situasi global saat ini, Sekjen PDI Perjuangan itu mendorong para kepala daerah dari PDI Perjuangan agar lebih menggencarkan program-program inovasi pro rakyat yang dapat turut meningkatkan pendapatan asli daerah.
Source: Koran Tempo April 09, 2026 15:30 UTC