Hindari Perpecahan Pencalonan Wapres, Golkar Harus Gelar Rapimnas[JAKARTA] Potensi perpecahan dalam partai politik dalamproses pencalonan wakil presiden yang diusung untuk mendampingi Jokowi cukup besar. Anwar Arifin menegaskan, tidak sulit bagi Golkar untuk segera menggelar Rapimnas dan mendengarkan suara-suara DPD I dan II guna menjaring siapa saja yang layak dan pantas untuk menjadi Cawapres. “Airlangga selaku ketua umum Golkar harus melakukan komunikasi dengan pengurus DPD I dan II dan kemudian membahas pencalonan. Mengenai jumlahnya berapa calon yang diusulkan, terserah Rapimnas yang memutuskan,” ujar Poempida. Lantas pertanyaan besarnya, apakah dukungan atau sikap resmi parpol saat ini terhadap Calon Presiden Jokowi atau yang bukan Presiden Jokowi adalah sikap final kader, simpatisan atau pemilih pada Pilpres 2019?
Source: Suara Pembaruan May 27, 2018 13:30 UTC