JawaPos.com – Pihak NBA dan Asosiasi Pemain NBA (NBPA) sampai saat ini bernegosiasi terkait dengan penetapan dimulainya NBA musim depan. Meski begitu, NBA dan NBPA menargetkan keputusan final sudah bisa diumumkan kepada publik minggu depan. Adrian Wojnarowski, jurnalis ESPN, menjelaskan bahwa sumbernya di internal NBA menyebut ada alasan besar sehingga NBA ngotot memulai liga musim depan lebih cepat. Mereka khawatir kehilangan pemasukan USD 500 juta (Rp 7,2 triliun) sampai USD 1 miliar (Rp 14,5 triliun). ”Sampai saat ini, NBA berharap opsi mereka, yakni 72 pertandingan yang dimulai pada 22 Desember, segera dilaksanakan,” jelas Wojnarowski dilansir ESPN.
Source: Jawa Pos November 01, 2020 12:00 UTC