Adapun jumlah pengendara yang dilakukan tes rapid antigen, jumlahnya mencapai 27.839 orang. Febri melanjutkan, Satgas Covid-19 Surabaya juga mencatat sebanyak 577 orang yang terjaring penyekatan, menghindar saat akan dilakukan rapid antigen. Mereka pergi dengan meninggalkan KTP di posko penyekatan sebelum mengikuti rapid antigen. Jadi, mereka meninggalkan KTP di posko penyekatan," ujarnya. Dari 73 warga yang meninggalkan KTP di posko penyekatan, 5 orang sudah mengambil di kantor Satpol PP setelah dilakukan rapid antigen dengan hasil negatif," ujarnya.
Source: Republika June 15, 2021 23:19 UTC