TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Shinta Kamdani menilai peningkatan konsumsi masyarakat hingga pertengahan triwulan III 2020 belum cukup signifikan. "Hingga pertengahan Q3 pun pelaku usaha merasakan peningkatan konsumsi tidak cukup signifikan, stimulus-stimulus belum didistribusikan dengan maksimal dan realisasi belanja pemerintah masih rendah," ujar dia kepada Tempo, Jumat, 21 Agustus 2020. Dengan kondisi seperti itu, ia mengatakan bahwa tak tertutup kemungkinan bahwa sepanjang Juli hingga September 2020 ekonomi Indonesia masih belum beranjak dari zona negatif atau secara teknis masuk ke periode resesi. Adapun untuk bisa positif atau minimum tumbuh nol persen di akhir tahun, Indonesia perlu tumbuh setidaknya 1,1 persen secara tahunan di kuartal 3 dan kuartal 4 2020. "Semakin lama stimulus, belanja pemerintah dan perbaikan iklim usaha ditunda realisasinya, proyeksi untuk tumbuh nol persen atau positif di akhir tahun akan semakin pesimistis," ujar Shinta.
Source: Koran Tempo August 21, 2020 09:00 UTC