REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT— Hizbullah meluncurkan gelombang pertama serangan roketnya ke arah Israel, dalam serangan pertama yang dilancarkan sejak diumumkannya kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Serangan perlawanan ini dilakukan setelah hari yang penuh kekerasan di Lebanon, dan setelah sekitar sembilan jam keadaan tenang. Saluran 15 Israel mengutip pernyataan militer bahwa roket diluncurkan dari Lebanon ke arah utara Israel, sekitar sembilan jam setelah situasi tenang di front utara. Kamis dini hari pukul 02.30, partai tersebut menjelaskan bahwa pejuang Perlawanan Islam menargetkan pemukiman Al-Manara dengan serangan roket pada pukul tersebut. Hizbullah menegaskan serangan ini merupakan balasan atas pelanggaran musuh terhadap perjanjian gencatan senjata.
Source: Republika April 09, 2026 20:09 UTC