REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) meminta Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) membongkar semua jaringan vaksin palsu dan memperketat pengawasan obat dan zat-zat berbahaya yang beredar di masyarakat. "Karenanya, tantangan besar bagi Kepala BPOM yang baru salah satunya adalah membongkar jaringan vaksin palsu," ujar dia. Sekjen ICMI Mohammad Jafar Hafsah mengatakan ICMI sangat perhatian pada kualitas generasi penerus bangsa Indonesia, sehingga memandang perlunya pemerintah dalam hal ini BPOM memastikan tak ada lagi vaksin palsu yang beredar. Menurut Jafar, kasus vaksin palsu sudah sangat melukai hati rakyat, sangat terasa para orangtua yang menjadi korban akibat kelalaian dalam pengawasan peredaran vaksin yang digunakan ditengah masyarakat selama ini. (Baca juga: Korban Vaksin Palsu RS St Elisabeth Tempuh Langkah Hukum)
Source: Republika July 22, 2016 07:18 UTC