Jafar meminta kepengurusan BPOM yang baru bisa mengoptimalkan sumber daya di lembaga tersebut dalam mengawasi peredaran makanan dan obat-obatan di masyarakat. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) berharap Ketua Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang baru saja dilantik, Penny Kusumastuti Lukito mampu menyelesaikan permasalah vaksin palsu di Indonesia. "Tak hanya vaksin palsu, makanan ataupun obat-obatan yang mengandung zat berbahaya tidak boleh beredar lagi di masyarakat," katanya. Harapan tersebut, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan pembenahan manajamen dan pengawasan baik secara kelembagaan maupun kinerja dari BPOM. Terutama orang tua yang menjadi korban akibat kelalaian dalam pengawasan peredaran vaksin di masyarakat.
Source: Republika July 21, 2016 21:00 UTC