JAKARTA, KOMPAS.com - Koordinator Divisi Investigasi Indonesia Corruption Watch (ICW) Febri Hendri mengatakan, korupsi yang melibatkan kepala daerah paling banyak terjadi dalam bidang sumber daya alam. Sebagai contoh, banyak kepala daerah yang ikut menerima keuntungan dari proyek yang diserahkan kepada pihak swasta. "Ada juga kepala daerah yang menerima fee atau keuntungan sampai 7-15 persen dari nilai proyek," ujar Febri di Sekretariat ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (28/8/2016). Korupsi yang dilakukan kepala daerah, menurut Febri, dilakukan dengan mengeluarkan izin usaha terkait pertambangan, pengelolaan hutan dan perkebunan. Kepala daerah yang paling banyak tersangkut kasus korupsi adalah bupati yang berjumlah 110 orang.
Source: Kompas August 28, 2016 11:48 UTC