JawaPos.com - Ekonom Institute for Development of Economics and Finance ( INDEF), Bhima Yudhistira menyebut pusat perbelanjaan yang memiliki banyak tempat kuliner pangsa pasarnya masih cukup menjanjikan. Sebaliknya, pusat perbelanjaan yang mayoritas menjual kebutuhan sandang maupun elektronik, justru pasarnya kian menurun. Sementara pusat perbelanjaan seperti Kota Kasablanka (Kokas), Grand Indonesia, dan yang semacamnya justru mengalami peningkatan omset sebesar 20 persen. "Artinya (pusat perbelanjaan) yang menyediakan makanan/restoran itu growth masih bagus. Dirinya pun berharap beberapa pusat perbelanjaan maupun ritel masih tetap bisa berjuang.
Source: Jawa Pos October 30, 2017 02:03 UTC