Momen tersebut turut menyalakan api semangat agar multievent olahraga empat tahunan itu berjalan sesuai rencana. Presiden IOC Thomas Bach menyatakan bahwa pembatalan ajang olahraga multievent terakbar di kolong jagat itu bukanlah opsi terbaik. Namun, IOC optimistis bisa menggelar Olimpiade tepat waktu, meski dikejar masa persiapan mepet dalam empat bulan menuju penyelenggaraan. Tetapi, kami punya kewajiban kepada para atlet, dan seluruh dunia yang akan menyaksikan Olimpiade, bahwa kami tidak akan menempatkan pembatalan Olimpiade dalam agenda,’’ tegas Bach. Para atlet tidak bisa menjalani persiapan dengan baik,’’ sebut peraih medali perunggu judo Olimpiade 1988 itu sebagaimana dikutip Daily Mail.
Source: Jawa Pos March 21, 2020 12:56 UTC