BAGHDAD, KOMPAS.com – Kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah ( ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan bom mobil dan senjata api yang menewaskan sekurang-kurangnya 60 orang di Nasiriyah, Irak selatan. Lebih dari 80 orang cedera dalam serangan di ibu kota provinsi Dhiqar itu, menurut para pejabat, seperti dilaporkan Voice of America, Jumat (15/9/2017). Menurut pejabat keamanan, militan menghamburkan tembakan ke arah sebuah restoran dan tidak lama kemudian sebuah bom mobil ditubrukkan ke pos keamanan tidak jauh dari tempat itu. Baca: Serangan Bom Mobil di Irak Selatan, Sudah 50 Orang TewasTiga dari yang tewas adalah polisi, dan sejumlah besar yang lain adalah warga Iran, sebagian dari mereka adalah peziarah yang sedang singgah untuk makan dalam perjalanan ke tempat-tempat suci untuk berziarah. Dalam pernyataan mengaku tanggung jawab atas serangan itu, ISIS mengatakan telah membunuh puluhan orang Syiah.
Source: Kompas September 15, 2017 06:22 UTC