Di Mesir, warga dengan penuh antusias menanti pengumuman resmi hari pertama Ramadan yang akan dikeluarkan oleh Dar al-Ifta al-Misriyyah (Otoritas Fatwa Mesir), di bawah kepemimpinan Mufti Agung, setelah pengamatan hilal dan konfirmasinya sesuai syariat Islam. Keputusan ini mengikuti kaidah syariah yang telah disepakati, berdasarkan pengamatan hilal Ramadan, baik dengan mata telanjang maupun dibantu perhitungan astronomi, untuk memastikan apakah hilal terlihat atau tidak, sebagaimana diberitakan Al Arabiya. Bulan baru Ramadan diperkirakan tiba sebelum hari pengamatan, tetapi durasi penampakan hilal setelah matahari terbenam menjadi faktor penentu visibilitasnya. Keputusan akhir dan resmi sepenuhnya bergantung pada pengumuman Dar al-Ifta al-Misriyyah setelah pengamatan hilal yang sah, sesuai metodologi penentuan awal bulan Hijriah yang berlaku. Di bawah naungan pemerintah Mesir, Dar al-Ifta menjadi salah satu pilar utama otoritas keagamaan di Mesir bersama Al-Azhar Al-Syarif, Universitas Al-Azhar, dan Kementerian Wakaf, dengan jangkauan pengaruh yang mencakup komunitas Muslim secara global.
Source: Republika February 03, 2026 03:33 UTC