REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, KH Nasaruddin Umar, mendapat penghargaan istimewa dan bergengsi dari Raja Yordania, Abdullah II. Penghargaan yang diserahkan di Istana Kerajaan pada Senin (24/10) itu berupa pemberian keanggotaan istimewa di Akademi Pemikiran Islam Kerajaan Yordania. Dalam salinan memo resmi kerajaan yang dikirimkan Nasaruddin kepada Republika.co.id melalui pesan whatsapp di Jakarta, Selasa (25/10) tertulis, Kerajaan Yordania memandang perlu menganugerahkan penghargaan tersebut, karena dedikasi tokoh kelahiran Bone Sulawesi Selatan, 23 Juni 1959 itu terhadap pemikiran dan kebudayaan Islam. Selain menerima penghargaan, kedatangan Nasaruddin di Yordania selama 24-25 Oktober itu, memenuhi undangan tahunan dari Raja Abdullah II, sebagai pemateri dalam konferensi internasional yang rutin digelar negara dengan sistem monarki konstitusional tersebut. Beberapa hari sebelumnya, Nasaruddin yang juga anggota Tim Penasehat Inggris-Indonesia yang didirikan Tony Blair itu, mewakili Indonesia dalam Konferensi Penjaminan Internasional XXX Foro Ibero Americano di Santiago, Chili.
Source: Republika October 25, 2016 03:00 UTC