TEMPO.CO, Jakarta - India pada Kamis, 3 Juni 2021, untuk pertama kali menandatangani pembelian sebuah vaksin virus corona yang belum mendapat persetujuan. Sejauh ini, dari total 950 juta populasi orang dewasa di India, baru 4,7 persen yang mendapatkan dua dosis suntik vaksin virus corona. Rencananya, Pemerintah India akan membeli 300 juta dosis vaksin virus corona dari perusahaan lokal, Biological-E. Kementerian Kesehatan India menjelaskan uang muka sebesar USD 205.6 juta sudah diserahkan kendati vaksin virus corona ini masih melalui uji coba klinis tahap tiga. Suplai vaksin virus corona di India sekarang mulai menipis setelah Pemerintah India membuka layanan vaksin Covid-19 untuk semua orang dewasa pada bulan lalu. Pusat imunisasi vaksin virus corona di India mulai banyak yang tutup sehingga mengundang kritik dari Mahkamah Agung soal kurangnya perencanaan.
Source: Koran Tempo June 04, 2021 10:52 UTC