REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Pemerintah Indonesia tengah melihat peluang untuk memperluas penempatan pekerja migran Indonesia di Suriname dan Guyana. Christina menjelaskan bahwa penempatan pekerja migran Indonesia ke kedua negara tersebut selama ini masih didominasi oleh skema perseorangan mandiri dengan jumlah yang relatif terbatas. Sementara itu, Duta Besar Agus Priono menyampaikan bahwa Suriname dan Guyana saat ini membuka peluang besar bagi pekerja migran Indonesia, terutama di sektor minyak dan gas bumi yang tengah berkembang pesat. "Sektor lain, seperti kesehatan, tenaga ahli teknis, konstruksi, pertambangan, dan lainnya, baik di Suriname maupun Guyana juga memerlukan pekerja migran Indonesia," ujarnya. Dubes juga berharap terjalin kerja sama antarpemerintah guna memastikan penempatan pekerja migran Indonesia yang aman, terukur, dan berkualitas di kedua negara tersebut.
Source: Republika January 10, 2026 23:33 UTC