Niat kedua negara tersebut tercetus dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Sanya, Cina, 20 Agustus 2020. Dalam pertemuan bilateral, tutur Retno, Indonesia berupaya mengatasi hambatan perdagangan dan terbukanya pasar Cina bagi produk indonesia. Adapun di sisi lain, yakni investasi, Retno menerangkan, Negeri Tirai Bambu menempati negara kedua yang menanamkan modal terbesarnya di Indonesia setelah Singapura. Pada paruh pertama tahun ini, investasi Cina meningkat 9 persen dari US$ 2,2 miliar menjadi US$ 2,4 miliar. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan persamuhan Indonesia dan cina juga membicarakan soal infrastruktur logistik untuk mendukung perekonomian.
Source: Koran Tempo August 20, 2020 23:15 UTC