JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaku usaha ritel modern dinilai masih bisa mempertahankan posisi mereka dalam menghadapi tren pelemahan rupiah yang terjadi beberapa waktu belakangan ini. "Saat ini masih di dalam batas toleransi. Selain itu, ketahanan industri ritel modern atas dampak pelemahan rupiah juga dikarenakan kesiapan para peritel jelang bulan ramadhan dan Lebaran. Kesiapan akan hal tersebut membuat para peritel telah jauh-jauh hari menyiapkan stok barang lebih dari biasanya, sehingga lepas dari faktor pelemahan rupiah. Tetapi, ketika ini masih bisa diselesaikan dan rupiah menguat, dengan segala kebijakan fiskal maupun moneter, pasti tidak terlalu berdampak pada perdagangan di industri ritel kita," ujar Roy.
Source: Kompas April 30, 2018 02:03 UTC