Adapun secara lebih detail, inflasi bulanan pada Januari 2026 tercatat deflasi sebesar 0,15 persen (month to month/mtm). Perkembangan inflasi inti tersebut dipengaruhi oleh kenaikan harga komoditas emas global di tengah ekspektasi inflasi yang tetap terjaga. Realisasi inflasi inti pada Januari 2026 terutama disumbang oleh inflasi komoditas emas perhiasan, sewa rumah, dan sepeda motor. Secara tahunan, inflasi inti Januari 2026 tercatat sebesar 2,45 persen (yoy), meningkat dari bulan sebelumnya yang sebesar 2,38 persen (yoy). “Ke depan, inflasi volatile food diperkirakan terkendali didukung oleh eratnya sinergi antara Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) dan penguatan implementasi Program Ketahanan Pangan Nasional,” kata Ramdan.
Source: Republika February 03, 2026 16:18 UTC