Kuatnya pemulihan ini juga ditunjukan dengan inflasi inti sebesar 0,24 persen. Ia menjelaskan, laju inflasi yang lebih tinggi menunjukkan kuatnya pemulihan ekonomi nasional. "Kuatnya pemulihan ini juga ditunjukan dengan inflasi inti sebesar 0,24 persen dengan andil terhadap inflasi total sebesar 0,16 persen," ujarnya. Uang kartal pada bulan lalu menjelang lebaran juga meningkat pesat hingga 15,32 persen (year on year/yoy) dibanding periode sama tahun lalu yang hanya 11,3 persen. Iskandar menilai, dengan perkembangan tersebut, maka pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2021 akan mencapai di atas 7 persen (year on year/yoy).
Source: Republika June 03, 2021 02:15 UTC