REPUBLIKA.CO.ID, CANBERRA -- Australia mengkritisi rencana perdagangan Inggris pascanegara kerajaan itu keluar dari Uni Eropa (Brexit) dan akan membagi-bagi kuota impor dari seluruh dunia. Pasca-Brexit, Inggris dan UE ingin membagi kuota berdasarkan wilayah dengan barang paling banyak dikonsumsi. Menteri Perdagangan Australia Steven Ciobo mengatakan, hal itu akan menjadi hambatan ekspor bagi mereka. Australia juga harus coba bicara dengan Inggris soal kemampuan memasok barang bila ada insentif yang ditawarkan. Selain itu, warga di pinggiran kota-kota di Inggris juga akan terdampak sehingga harus ada proteksi pula untuk mereka.
Source: Republika November 27, 2017 01:26 UTC