JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diketahui mengajukan sembilan proyek infrastruktur senilai Rp 571 triliun ke Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. Berikut infrastruktur yang dimaksud:Pengembangan jaringan rel kereta moda raya terpadu (MRT) menjadi 223 kilometer senilai Rp 214 triliun Pengembangan jaringan rel kereta light rail transit (LRT) menjadi 116 kilometer senilai Rp 60 triliun Pengembangan panjang rute Transjakarta menjadi 2.149 kilometer senilai Rp 10 triliun Pembangunan jaringan rel elevated loopline sepanjang 27 kilometer senilai Rp 27 triliun Penyediaan permukiman hingga 600.000 unit (fasilitas pembiayaan 30 persen) senilai Rp 90 triliun Peningkatan cakupan air bersih hingga 100 persen penduduk DKI senilai Rp 27 triliun Peningkatan cakupan jaringan air limbah hingga 81 persen penduduk DKI senilai Rp 69 triliun Revitalisasi angkot (first and last mile transport) hingga 20.000 unit senilai Rp 4 triliun Pengendalian banjir dan penambahan pasokan air senilai Rp 70 triliunBambang menyebut delapan dari sembilan proyek itu tak harus didanai APBD ataupun APBN. Cicilan dengan KPBU-AP dilakukan setelah proyek infrastruktur selesai dan dinikmati manfaatnya oleh masyarakat. Baca juga: Saat Para Pengusaha Mengeluh Tak Dapat Proyek Infrastruktur ke Jokowi....Kedua infrastruktur yang dimaksud ialah pengembangan rute Transjakarta dan pengendalian banjir. Baca juga: Jika Terpilih, Prabowo Buka Opsi Batalkan Sejumlah Proyek Infrastruktur Jokowi
Source: Kompas April 11, 2019 02:44 UTC