JawaPos.com - Ekonom Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Fahmy Radhi mengakui utang negara semakin meningkat selama tiga tahun Jokowi-JK berkuasa. Namun, utang negara tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Tapi penggunaan utang ini lebih banyak untuk produksi atau investasi untuk infrastruktur tadi yang nantinya ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi," ujarnya kepada JawaPos.com, Jumat (29/12)Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tetap akan stagnan di angka lima persen hingga 2019. Fahmy menegaskan pertumbuhan ekonomi baru akan terasa saat periode kedua Mantan Gubernur DKI Jakarta ini, jika terpilih kembali di 2019. "Saya diprediksikan, pertumbuhan ekonomi itu baru akan terasa setelah infrastruktur selesai atau periode Jokowi kedua," katanya.
Source: Jawa Pos December 28, 2017 18:56 UTC