Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Zulfikri mengatakan hal itu saat peninjauan pengoperasian AK Bandara di Stasiun Batu Ceper, Tangerang, Rabu (27/12). Pelayanan ada dua jenis, yaitu pelayanan di stasiun dan pelayanan di atas kereta, ucapnya. Pertama yang dilihat waktu keberangkatan dan waktu kedatangan, kemudian pembelian tiket, kalau di stasiun memang sudah memenuhi standar pelayanan yang ada. "Evaluasi juga disesuaikan dengan kondisi masyarakat pengguna KA Bandara ini, sementara untuk yang`go show di Stasiun Sudirman bisa tanpa email, atau dengan hanya nomor telepon," katanya. Zulfikri juga memaminta agar Railink kembali mengevaluasi penyesuaian waktu keberangkatan dan kedatangan KA Bandara serta jam penerbangan karena perlu selang waktu untuk menaiki Kalayang (Skytrain) dari Stasiun KA di Bandara menuju Terminal 1,2 dan 3 Bandara Soekarno-Hatta.
Source: Republika December 27, 2017 07:18 UTC