CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA - Kematian Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel mengguncang struktur kekuasaan di Teheran. Seperti dilansir dari Jawapos.Com, Khamenei sendiri memimpin Iran sejak 1989, menggantikan Ruhollah Khomeini, pendiri Republik Islam. Menurut konstitusi Iran, pemimpin tertinggi dipilih oleh Assembly of Experts, lembaga beranggotakan 88 ulama yang dipilih rakyat setiap delapan tahun. Jika posisi pemimpin tertinggi kosong karena wafat atau mengundurkan diri, Majelis Ahli akan bersidang untuk memilih pengganti dengan suara mayoritas sederhana. Sejumlah analis menilai struktur komando Iran tetap berjalan meski figur puncaknya gugur, karena sistem telah dirancang untuk menghadapi kemungkinan terburuk.
Source: Jawa Pos March 02, 2026 06:44 UTC