NUSA DUA, KOMPAS.com — Tantangan terkini industri asuransi jiwa di Indonesia adalah cepatnya perkembangan teknologi digital. "Kegiatan ini juga untuk mencari cara bagaimana memitigasi risiko pesatnya perkembangan tekmologi digital," tutur Ketua Umum Dewan Asuransi Indonesia (DAI) dan Ketua Umum AAJI Hendrisman Rahim. Data dari The Microsoft Asia Digital Transformation: Enabling The Intelligent Enterprise menyebutkan bahwa sebanyak 90 persen pebisnis di Indonesia menyatakan perlunya melakukan transformasi digital untuk mendukung pertumbuhan perusahaan. Namun dari jumlah tersebut, hanya 27 persen di antaranya yang mengaku sudah mempunyai strategi yang menyeluruh guna menyambut transformasi digital. Dalam kesempatan ini, AAJI juga mengundang beberapa universitas di Bali untuk pengenalan industri asuransi melalui perkembangan digital kepada para mahasiswa.
Source: Kompas February 22, 2018 10:30 UTC