Tapi dengan kemajuan teknologi, senjata yang sepenuhnya otonom suatu saat bisa menjadi kenyataan. Senjata otonom yang menggunakan kecerdasan buatan untuk memilih sasaran kini sudah dikembangkan, yang bertujuan untuk mengurangi biaya dan risiko pada diri tentara manusia, sekaligus meningkatkan kecepatan dan efisiensi. Tidak seperti drone, yang dioperasikan oleh manusia, robot pembunuh ini memiliki kemampuan dan kemampuan pengambilan keputusan sendiri untuk bertindak. Beberapa ilmuwan terkemuka di dunia percaya bahwa senjata otonom sepenuhnya menimbulkan ancaman yang tidak dapat diterima oleh manusia dan dapat memicu perlombaan senjata kecerdasan buatan. Sementara itu Komite Internasional untuk Pengendalian Senjata Robot mengkampanyekan penggunaan robotika dan peraturan senjata robot secara damai.
Source: Koran Tempo November 26, 2017 08:37 UTC