KH Mas Subadar sudah menjadi anak yatim pada usia tiga bulan dan belajar mengaji ilmu lainnya di Pesantren Lirboyo, Kediri. Setelah sempat tidak aktif beberapa tahun, KH Mas Subadar terpilih menjadi Rois Syuriyah NU Cabang Pasuran pada 1980 yang kemudian diteruskan menjadi Wakil Rais Syuriyah NU Jawa Timur. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Kiai Haji Mas Subadar meninggal dunia pada usia 74 tahun pada Sabtu malam di kediamannya, Pasuruan, Jawa Timur. Pada usia 25 tahun, namanya sudah mulai dikenal di kalangan pengurus petinggi NU saat menjabat sebagai ketua Gerakan Pemuda Anshor di tempat kelahirannya. "Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya KH Mas Subadar, Rais Syuriyah PBNU," demikian surat instruksi dari PBNU yang ditandatangani oleh Ketua Umum, KH Said Aqil Siroj, Sabtu (30/7).
Source: Republika July 30, 2016 17:26 UTC