Mobil dan rumah-rumah yang rusak akibat serangan Rusia di Ukraina berlanjut, di kota Irpin, di wilayah Kyiv Ukraina 29 Maret 2022. REUTERS/Serhii MykhalchukTEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Intelijen Inggris, Jeremy Fleming, menilai Presiden Rusia Vladimir Putin telah salah perhitungan saat memutuskan menginvasi Ukraina. Direktur GCHQ (Government Communications Headquarters) Inggris itu menuturkan, pemerintah Rusia mulai menyadari telah membuat kesalahan perhitungan secara strategis dalam meluncurkan invasi, tetapi penasihat presiden Rusia takut untuk mengatakan yang sebenarnya tentang tingkat kerugian mereka. "Kami tentu telah melihat indikator yang menunjukkan bahwa aktor siber Rusia mencari target di negara-negara yang menentang tindakan mereka," katanya kepada NSC. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”.
Source: Koran Tempo April 01, 2022 01:11 UTC