TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Pemerintah Jerman meyakinkan negara itu tetap akan membayar gas Rusia dengan mata uang euro atau USD. Sebab Presiden Rusia Vladimir Putin sudah berbicara dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz bahwa tidak akan ada yang berubah dengan mitra-mitranya di Eropa, kendati Putin telah mengutarakan rencana agar gas Rusia dibayar dengan mata uang ruble. Rusia sebelumnya mengumumkan lantaran sanksi keuangan oleh negara-negara Barat terkait invasi Rusia ke Ukraina, maka Rusia berencana meminta pembayaran energi gas menggunakan mata uang ruble terhitung mulai 1 April 2022. [TASS]Presiden Putin lewat sambungan telepon mengatakan pada Kanselir Scholz bahwa untuk mitra-mitra Rusia di Eropa, belum ada yang berubah (soal pembayaran gas). Sumber: ReutersBaca juga: G7 Tak Mau Bayar Gas Rusia Pakai Mata Uang RubelSelalu update info terkini.
Source: Koran Tempo April 01, 2022 01:06 UTC