MOSKWA, KOMPAS.com - Dinas Keamanan Federal Rusia ( FSB), Jumat (15/12/2017), mengatakan, telah mengungkap keberadaan sel Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS) yang merencanakan teror di kota St Petersburg. "FSB mengidentifikasi dan menghentikan aktivitas sebuah sel klandestin para pendukung ISIS yang merencanakan serangan pada 16 Desember," demikian pernyataan FSB. Sebanyak 40.000 orang dari berbagai negara, termasuk Rusia, bergabung dengan ISIS di Suriah setelah pada 2014 kelompok itu mendeklarasikan berdirinya kekalifahan Islam. Pada 2015, pemerintah Rusia memperkirakan sebanyak 2.900 warga negeri itu telah bergabung dengan ISIS, termasuk ribuan warga negara-negara Asia Tengah. Sejumlah serangan teror telah menimpa Rusia selama beberapa tahun terakhir, termasuk serangan bom di St Petersburg pada April lalu yang menewaskan 14 orang.
Source: Kompas December 15, 2017 13:07 UTC