chinanews.comTEMPO.CO, Jakarta - Biaya investasi kereta cepat Jakarta-Bandung berpotensi membengkak lebih dari Rp 68 triliun. Basuki mencontohkan longsor Jembatan Cisomang dan Jalan Tol Cipularang di kilometer 92 dan 97, yang jalurnya hampir serupa dengan kereta cepat. Pencairan dapat dilakukan setelah pembebasan lahan, juga revisi tata ruang wilayah nasional yang mencantumkan proyek kereta cepat selesai diundangkan. Ketua Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) Arie Setiadi Moerwanto mengatakan timnya belum pernah diminta mengkaji desain jembatan dan terowongan kereta cepat di lintasan rawan longsor dan gempa. Menurut Arie, desain teknis kereta cepat harus menyertakan kajian mitigasi yang mencakup beban angkutan serta kecepatan kereta yang disesuaikan dengan lintasannya.
Source: Koran Tempo April 13, 2017 01:52 UTC