TEHERAN – Iran dan Amerika Serikat memperkuat posisi mereka ketika dorongan diplomatik untuk gencatan senjata dalam perang Timur Tengah tampaknya melemah pada Kamis. Teheran bergerak untuk meresmikan kendalinya atas Selat Hormuz yang penting, sementara Washington mempersiapkan kedatangan pasukan AS di wilayah yang dapat digunakan di wilayah Republik Islam tersebut. Pergerakan pasukan tidak menjamin Presiden AS Donald Trump akan mencoba menggunakan kekuatan untuk memaksa Iran membuka selat tersebut dan menghentikan serangannya terhadap negara-negara Teluk Arab. Asap masih mengepul dari Kilang Minyak Shahran setelah serangan udara tadi malam di Teheran, Iran, 8 Maret 2026. Puluhan warga sipil negara-negara Teluk Arab yang diduduki juga tewas.
Source: Republika March 26, 2026 21:00 UTC