REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Seorang pejabat senior Iran dikutip Tasnim, Jumat (28/3/2026) mengatakan, Iran akan menutup total Selat Hormuz jika Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan darat guna merebut selat tersebut. Saat ini, Iran menerapkan kebijakan selektif terhadap kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz. "Operasi militer apapun oleh musuh di Selat Hormuz akan berujung pada blokade penuh untuk periode tak terbatas. Jika AS memutuskan untuk melancarkan serangan darat terhadap Iran, Teheran akan memiliki hak penuh merespons untuk mengeliminasi ancaman," demikian keterangan pejabat itu. Analis dari Lloyd’s List Intelligence mengungkapkan bahwa sedikitnya 16 kapal transit di Selat Hormuz sejak 20 Maret, di mana 12 kapal berlayar melalui koridor yang dikontrol Iran.
Source: Republika March 28, 2026 06:16 UTC