Hingga kini, Asia Tenggara belum pernah menghasilkan listrik dari energi nuklir, meskipun ambisi tersebut telah lama ada. “Ada momentum baru yang lebih serius dan terus berkembang untuk pengembangan energi nuklir di Asia Tenggara,” kata King Lee dari asosiasi tersebut. Indonesia memasukkan energi nuklir dalam rencana energi barunya tahun lalu, dengan target membangun dua reaktor modular kecil pada 2034. Namun dalam jangka panjang, energi nuklir dinilai dapat meningkatkan keandalan, keamanan, dan kemandirian energi. Di tengah kebutuhan energi yang terus melonjak dan tekanan untuk menekan emisi, pilihan terhadap energi nuklir di Asia Tenggara kini berada di persimpangan antara peluang dan risiko
Source: Republika March 28, 2026 04:04 UTC