Trump dinilai ingin menghandurkan pusat budaya dan peradaban IranREPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Juru bicara pemerintah Iran Ali Rabiei mengatakan kini Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ancaman yang lebih berbahaya bagi Iran dibandingkan Saddam Hussein yang melancarkan perang Iran dan Irak selama delapan tahun dari 1980 hingga 1988. Rabiei mengatakan pemerintah Saddam Hussein mengancam akan menghancurkan desa-desa dan kota-kota Iran. Termasuk kota-kota yang ia sebut 'yang levelnya sangat tinggi dan penting bagi Iran dan budaya Iran. Rabiei mengatakan sama seperti Saddam Hussein yang merobek Perjanjian Aljazair 1975 yang mengakhiri sengketa perbatasan Iran-Irak pada September 1980. Hal itu seperti ketika Iran menuduh Irak membunuh Komandan Angkatan Bersenjata Iran Ali Sayad Shirazi yang dibunuh oleh Rakyat Mujahid Iran pada 1999.
Source: Republika September 27, 2020 01:18 UTC