REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Garda Revolusi Iran (IRGC) mengumumkan bahwa sedikitnya 100 tentara Amerika terluka dalam serangan rudal dan drone terhadap Pangkalan Udara Al-Udairi di Kuwait. Setelah dua serangan rudal yang dilakukan secara bersamaan terhadap pangkalan helikopter Amerika di Al-Udairi, sejumlah besar tentara Amerika dilaporkan tidak dapat bertugas. Ini ditunjukkan dengan laporan lebih dari 100 personel yang terluka dibawa ke Rumah Sakit Al-Jaber dan Al-Mubarak di Kuwait. Menurut pernyataan tersebut, infrastruktur penting di pangkalan Amerika di Pelabuhan Mina Salman, yang merupakan markas United States Fifth Fleet, termasuk sistem vital “LEADS”, juga terkena serangan rudal dan drone Iran. Pada saat yang sama, sistem rudal Patriot, gudang peralatan, serta barak yang menampung tentara Amerika di pangkalan angkatan laut Mohammad al-Ahmad dan Ali al-Salem dilaporkan terkena serangan berat.
Source: Republika March 11, 2026 16:54 UTC