PLO menuding Israel makin mengintimidasi warga Palestina dengan menyerang propertiREPUBLIKA.CO.ID, RAMALLAH -- Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) menuduh Israel meningkatkan pelanggarannya terhadap 3.000 warga Palestina yang tinggal di kota Hebron, Tepi Barat, Sabtu (2/10). PLO menuduh Israel menyasar warga Palestina di Hebron terutama yang berada di distrik Yatta ke kehidupan yang keras dan merampas kebutuhan dasar. Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid menyebut serangan pemukim Israel terhadap warga Palestina di Hebron sebagai teror menyebabkan 12 orang terluka. Perkiraan Israel dan Palestina menunjukkan ada sekitar 650 ribu pemukim di permukiman Tepi Barat, termasuk Yerusalem yang diduduki, tinggal di 164 permukiman dan 116 pemukiman liar. Di bawah hukum internasional, semua permukiman Israel di wilayah pendudukan dianggap ilegal.
Source: Republika October 03, 2021 06:33 UTC