Kendaraan militer Myanmar berparade dalam acara Hari Angkatan Bersenjata ke-70 di Naypyitaw, Myanmar, 27 Maret 2015. REUTERS/Soe Zeya TunTEMPO.CO, Jakarta - Kelompok hak asasi manusia menuding Israel memasok senjata dan memberikan pelatihan militer kepada rezim Myanmar yang digunakan untuk melakukan pembunuhan massal dan pembersihan etnis Rohingya. Tudingan tersebut belum mendapatkan tanggapan dari Israel. Hingga saat ini, Israel belum membeberkan rincian hubungannya dengan pemerintah Myanmar, namun ada catatan publik menunjukkan bahwa Israel telah menjual peralatan militer ke Myanmar. Baca: Israel Jual Senjata Udara ke Asia Senilai Rp 10 TriliunUntuk itu, kelompok hak asasi manusia melakukan protes kepada parlemen Israel yang disampaikan pada 30 Oktober 2017, seraya mendesak agar penjualan senjata ke Myanmar segera dihentikan.
Source: Koran Tempo October 24, 2017 00:22 UTC