JERUSALEM, KOMPAS.com - Israel memutuskan untuk mengangkat detektor logam di masjid Al-Aqsa, Jerusalem, Selasa (25/7/2017), dan menggantikannya dengan yang lebih canggih atau alat "pengawas pintar". Baca: Penembakan di Masjid Al-Aqsa, Abbas dan Netanyahu Bicara di TeleponInsiden itu kemudian berkembang menjadi perseteruan yang baru antara Israel dan Palestina, bahkan meluas menjadi konflik antara Israel dan Dunia Islam. Peningkatan ketegangan, kematian tiga warga Israel dan empat warga Palestina dalam kekerasan pada Jumat (21/78/2017) dan Sabtu (22/7/2017) telah memicu kecaman internasional. Baca: Tutup Masjid Al-Aqsa, Israel Dituduh Menghukum Warga Arab di JerusalemPernyataan yang dikeluarkan setelah pertemuan para menteri senior Israel itu menyebutkan, pertemuan itu memutuskan untuk mengambil tindakan sesuai rekomendasi DK PBB. Semua detektor logal yang dipasang di akses-akses masuk kawasan masjid Al-Aqsa agar diangkat dan digantikan dengan alat pemeriksaan yang cerdas (smart checking).
Source: Kompas July 25, 2017 04:58 UTC