REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pihak Istana Kepresidenan bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Se-Indonesia (BEM SI) menyepakati empat poin perjanjian kebutuhan bahan pokok masyarakat dan pasokan bahan bakar minyak (BBM). "Tadi sudah diterima perwakilan mahasiswa, kami dialog ada empat poin yang disepakati bersama," kata Staf Kepresidenan Eko Sulistyo di Jakarta, Kamis (12/1). Pihak Istana Kepresidenan menerima perwakilan BEM SI, Bagus untuk menyampaikan poin yang menjadi tuntutan mahasiswa kepada pemerintah. Bagus menyampaikan, empat poin yang disepakati yakni pertama pemerintah atas nama Teten Masduki menjamin tidak akan terjadi kelangkaan BBM bersubsidi di seluruh Indonesia. Ketiga, pemerintah jamin kenaikan listrik dilakukan untuk kepentingan rakyat dan tepat sasaran, jika tidak tepat sasaran dapat dilaporkan ke PLN dan akan mendapat subsidi.
Source: Republika January 12, 2017 12:50 UTC