Meski begitu, korban penyerangan oleh terduga teroris di Mapolda Riau pada Rabu (17/5) tersebut belum bisa berkomunikasi dengan lancar. Farid yang mengalami luka sabetan senjata tajam di punggung dan kepalanya itu masih mendapat pasokan oksigen dari tabung di dekatnya. (Baca: Kisah Heroik Dua Polisi Lawan Teroris di Mapolda Riau)Sang Istri, Yanti, setia menemani Farid yang masih terbaring lemah. Bukti bahwa teroris tak mengenal agama," ujar Feliatri, kakak kandung Farid yang juga menemaninya di RS Bhayangkara Polda Riau, Kamis (17/5). Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian sempat menjenguk Farid yang siang tadi tekanan darahnya menyentuh 160/190.
Source: Republika May 17, 2018 09:56 UTC