Keduanya lolos dengan kondisi luka ringan ketika baku tembak polisi Sri Lanka. REPUBLIKA.CO.ID, AMPARA -- Istri dan anak perempuan terduga dalang serangan bom bunuh diri di tiga gereja dan tiga hotel mewah pada saat Paskah berhasil selamat dari penyergapan di rumah persembunyian. Keduanya berhasil lolos dengan kondisi luka ringan ketika baku tembak dengan pasukan keamanan Sri Lanka. Militer Sri Lanka mengatakan sedikitnya 15 orang tewas dalam baku tembak di tempat persembunyian kelompok NTJ. Satu-satunya yang selamat dari penyerbuan dan baku tembak tersebut adalah istri Zahran, Abdul Cader Fathima Sadia dan putrinya yang berusia empat tahun Zahran Rusaina.
Source: Republika April 30, 2019 04:30 UTC