Selain itu, Joan juga menekankan isu kemiskinan. Sekretaris Direktorat Jendral Cipta Karya Kementrian PUPR Rina Agustin mengatakan Indonesia mengusung budaya menjadi salah dimensi pembangunan perkotaan yang berkelanjutan. Pembahasan konferensi perkotaan yang ketiga ini merupakan pembahasan terahir sebelum dibawa ke Quito pada Oktober mendatang sebagai acuan New Urban Agenda (NUA) untuk 20 tahun mendatang. Lahan itu, kata Joan, banyak yang dijadikan industri, pariwisata, rekreasi, dan hal komersial yang lain. Saat ini masih perlu beberapa jam lagi untuk menyelesaikan negosiasinya,” kata Joan saat konferensi press, Rabu 27 Juli 2016 pukul 18.30 WIB.
Source: Koran Tempo July 27, 2016 21:11 UTC