TEMPO.CO, Jakarta - Ivanka Trump, putri Presiden Amerika Serikat Donald Trump, mengaku mengalami depresi pascamelahirkan atau postpartum depression. "Masa-masa depresi itu sangat menantang dan menguras emosi karena saya merasa seperti tidak hidup sesuai dengan potensi saya sebagai orang tua atau sebagai pengusaha atau sebagai pejabat," kata Ivanka Trump. Ivanka Trump memilih tidak memublikasikan pengalaman depresi pascamelahirkan yang dialaminya karena posisinya sebagai penasihat Gedung Putih. "Depresi pascamelahirkan adalah kondisi yang mempengaruhi orang tua di seluruh negeri," ujar Ivanka Trump. Depresi pascamelahirkan merupakan perasaan tertekan yang dialami sampai enam minggu setelah melahirkan.
Source: Koran Tempo September 23, 2017 04:18 UTC