ew.comTEMPO.CO, London - Penulis fiksi kenamaan asal Inggris, J.K. Rowling kembali terlibat perseteruan di Twitter dengan editor media Inggris Piers Morgan yang mendukung Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Setelah itu keduanya saling membalas tweet, dengan Rowling terus menyerang pernyataan Morgan terkait Trump. Morgan membalas Rowling dengan mengatakannya sebagai seorang pendukung fanatik Hillary Clinton yang arogan. Rowling sebelumnya telah menyerang Trump dengan mengatakan presiden ke 45 AS dan pendukungnya itu sebagai seorang maniak. Tweet itu kemudian dibalas oleh pendukung Trump dan perang di media sosial pun tak terelakkan.
Source: Koran Tempo February 12, 2017 09:56 UTC