Jadi Anggota Tidak Tetap DK PBB, RI Bisa Dorong Visi Poros Maritim Dunia[JAKARTA] Setelah resmi menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), Indonesia harus bisa merefleksikan politik luar negerinya. Terkait itu, visi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia harus menjadi program utama di DK PBB. Dikatakan, pertahanan maritim yang dapat menjaga stabilitas keamanan perairan Indonesia dapat ditempuh melalui hard power dan soft power. Sebagai bentuk nyata implementasi pilar keempat poros maritim dunia, ujar Nuning, maka diplomasi maritim dapat diarahkan untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai mediator konflik di Laut Cina Selatan. Dengan keikutsertaan sebagai anggota tidak tetap DK PBB, maka Indonesia dapat berperan lebih aktif untuk mengusulkan berbagai alternatif solusi konflik.
Source: Suara Pembaruan January 04, 2019 03:00 UTC