Dengan pengaturan air sejak dini dari bagian selatan Jakarta, diharapkan beban banjir di pusat kota pada masa itu lebih ringan. Alasan selanjutnya, karena hampir setiap musim hujan tiba masyarakat Jakarta terutama yang bertempat tinggal di bantaran kali, terutama Kali Ciliwung pasti terkena banjir. Saat ini lebar Ciliwung saat ini hanya 20-30 meter akan menjadi lebih lebar hingga 50 meter. Ia mengatakan, program Pengendalian Banjir Sungai Ciliwung sudah ditangani 16 km dari rencana keseluruhan 33 km. Dari uraian di atas, maka adalah berlebihan kalau banjir Jakarta kali ini disalahkan semuanya kepada Gubernur DKI, Anies Baswedan.
Source: Suara Pembaruan January 02, 2020 14:15 UTC