Idealnya, perlu ratusan kamera pemantau alias CCTV yang dipasang di titik-titik rawan pelanggaran lalu lintas. "Iya bisa ratusan (CCTV) itu. Coba simpang-simpang Cawang sampai Tanjung Priok sudah berapa itu (titik rawan pelanggaran)? Belum dari Pluit sampai mungkin Fatmawati berapa, kan banyak titik rawan pelanggaran. Budiyanto menilai, 12 titik kamera tilang yang sudah terpasang dan rencana penambahan 45 kamera masih kurang, apabila dibandingkan dengan kondisi panjang jalan DKI Jakarta yang mencapai 7.000 kilometer, dan tingkat pelanggaran lalu lintas serta angkutan jalan yang relatif masih tinggi.
Source: Suara Pembaruan October 11, 2019 06:45 UTC