Pekerja menjemur kain Jumputan yang telah dibuat di kawasan Penumping, Surakarta, Jawa Tengah, 27 Agustus 2015. Kain Jumputan tersebut dijual dengan harga 55 ribu hingga 200 ribu per dua meternya yang dijual ke pulau Jawa hingga Kalimantan. Bahkan kain Jumputan 'Gambo' yang merupakan karya tangan terampil pengrajin di Musi Banyuasin ini sudah dikenal hingga keluar daerah bahkan hingga mancanegara. Baca juga: Disaksikan 100 Ribu Pelancong, Kain Jumputan Bakal Tutup AmperaSebabnya 'Gambo Muba' dibuat mengikuti perkembangan pangsa pasar. Ketua tim penggerak PKK Musi Banyuasin Thia Yufada saat mengenakan kain jumputan 'Gambo'.
Source: Koran Tempo March 15, 2019 01:30 UTC